Jaga Ketercukupan Nutrisi Ibu Hamil agar Ibu dan Janin Sehat

No Comments
Tercukupinya nutrisi ibu hamil, merupakan faktor yang sangat berpengaruh pada perkembangan janin serta kesehatan Anda sendiri. Risiko paling ringannya saja, Anda akan merasa kelelahan selama hamil, jika tak mendapat cukup nutrisi. Selain itu, perkembangan janin pun jadi tak optimal. Agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi, Anda bisa menjalankan beberapa kebiasaan ini saat hamil.  

Nutrisi ibu hamil
1. Jangan Biarkan Perut Anda Kosong Lebih dari 3 Jam Lamanya
Saat Anda tengah hamil, sebaiknya sediakan makanan kecil atau camilan, yang bisa Anda konsumsi sebelum datangnya waktu makan besar. Wanita yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk tidak membiarkan perut kosong tanpa makanan, lebih dari 3 jam. Kebiasaan ini tak hanya membuat nutrisi untuk janin selalu ada, namun juga untuk mencegah rendahnya gula darah Anda.

Jika Anda membiarkan perut Anda kosong selama lebih dari 3 jam, besar risiko Anda akan mengalami kelelahan. Oleh sebab itu, selingilah makan rutin Anda dengan camilan. Jika kebetulan Anda termasuk wanita yang memiliki mobilitas tinggi, jangan ragu untuk menyediakan camilan yang bisa dibawa serta ke tempat kerja. Tentu saja jenis camilannya tetap yang menyehatkan ya.   

2. Konsumsi Jenis Makanan yang Mengandung 5 Nutrisi Utama
Masa kehamilan merupakan salah satu masa paling menentukan bagi masa depan janin kelak. Apa yang Anda makan, akan berdampak langsung pada tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, pemilihan jenis makanan dan kandungannya, benar-benar harus diperhatikan. 5 kandungan utama yang diharapkan terkandung dalam makanan Anda adalah folat, kalsium, zat besi, zink, dan serat. 

Kacang-kacangan merupakan salah satu jenis makanan yang kaya akan zat folat. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan kalsium, Anda bisa mengonsumsi produk olahan susu sapi atau kedelai. Berhubung zat besi sulit didapat dari makanan, Anda bisa meminta dokter meresepkan vitamin zat besi untuk Anda. Terakhir, zink dan serat bisa Anda dapatkan dari pengonsumsian whole grains. 

3. Pastikan Anda Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Omega-3
Omega-3 merupakan nutrisi penting yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perkembangan saraf dan otak bayi, baik sebelum atau sesudah dia dilahirkan. Jenis nutrisi ibu hamil satu ini memberikan efek berupa penglihatan yang bagus, memori yang kuat, dan penguasaan bahasa saat kanak-kanaknya. Selain itu, omega-3 juga mengurangi risiko Anda terkena depresi usai persalinan. 

DHA merupakan salah satu jenis omega-3, yang dianjurkan untuk dikonsumsi sedikitnya 300 miligram oleh wanita yang sedang hamil. Nutrisi ini paling banyak ditemukan pada ikan. Namun, Anda harus hati-hati memilih ikan tersebut, karena terdapat jenis ikan yang mengandung merkuri. Jika masih ragu mengonsumsinya, sebaiknya pilih vitamin yang mengandung minyak ikan saja. 

4. Rutin Mengonsumsi Cairan Agar Terhindar dari Risiko Dehidrasi
Saat Anda hamil, cairan yang Anda konsumsi tak bisa bertahan lama, karena bocor dari pembuluh darah ke jaringan tubuh lain. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi air atau makanan yang mengandung banyak cairan saat hamil. Jumlah cairan yang wajib Anda konsumsi setiap harinya, paling sedikit adalah sebanyak 12 gelas. Jangan sampai kurang dari itu ya !

Ketercukupan nutrisi ibu hamil, sama sekali tak boleh Anda anggap sepele. Jika nutrisinya tak mencukupi, maka bisa mengancam keselamatan bayi serta ibu hamil sendiri. Aktiflah berkonsultasi dengan dokter atau bidan, mengenai jenis makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi saat hamil. Semakin banyak informasi, maka kehamilan Anda akan semakin ternutrisi dengan baik. 
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar