4 Bahaya Anak Susah Makan Bila Tak Ditangani dengan Benar

No Comments
Setiap orang tua pastinya menginginkan anaknya tumbuh sehat dengan asupan gizi yang cukup, kan ? Tapi, bagaimana bila anak Anda termasuk anak susah makan ? Jika begini, bagaimana ia bisa mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembangnya ? Apalagi, bila tak ditangani dengan benar, bisa menyebabkan bahaya seperti berikut ini !


1. Timbulnya Penyakit
Salah satu bahaya yang disebabkan oleh anak yang kesulitan makan adalah timbulnya suatu penyakit. Penyakit ini diakibatkan oleh kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi ini menjadi penyebab tubuh lebih rentan terserang penyakit. Penyakit yang disebabkan gangguan makan mungkin tidak akan terlihat langsung ketika masih usia anak-anak.

Namun, menurut beberapa studi, anak yang susah makan berusia di bawah 11 tahun berpotensi memiliki riwayat penyakit parah di waktu dewasa. Menurut survei tersebut, sebanyak 86 persen anak yang sulit makan akan mengalami serangan penyakit parah di usia 20 tahun. Sedangkan sisanya malah berpotensi menimbulkan penyakit lebih cepat.

2. Gangguan Makan
Selain bisa menimbulkan penyakit berbahaya, ternyata anak susah makan juga bisa mengalami gangguan makan bila hal ini berkelanjutan. Gangguan makan ini misalnya adalah makan berlebihan secara kompulsif atau disebut juga binge eating disorder yang mana penderitanya akan makan dalam porsi besar dan tak bisa mengontrol kapan waktu berhenti.

Selain itu, ini juga bisa menyebabkan anoreksia atau bulimia yang mana akan menyebabkan muntah-muntah sehabis makan. Tubuh akan menolak untuk menerima makanan sehingga mempengaruhi seseorang dengan pola pikirnya juga. Meski begitu, gangguan ini lebih sering dikaitkan dengan role modeling yang memberi stigma bahwa fisik baik itu adalah yang kurus.

3. Menghambat Pertumbuhan
Tentu saja, anak yang mengalami kesulitan dalam makan juga akan mengalami hambatan dalam pertumbuhannya. Ini terjadi karena mereka kekurangan nutrisi. Bahkan, pada beberaa kasus sulit makan pada anak juga bisa menghentikan tumbuh kembang anak itu khususnya untuk berat dan tinggi badan mereka.

Biasanya, penghambatan pertumbuhan ini akan terjadi dan menjadi permanen bila sulit makan ini terjadi sejak usia mulai 4 tahun. Seperti yang Anda tahu, usia 4 tahun adalah masa puncak pertumbuhan anak. 

Bila di masa ini kebutuhan nutrisinya kurang, otomatis tubuh tak bisa mensintesis dan mengolah nutrisi untuk pertumbuhan si kecil. Bila sudah begini, dapat dipastikan berat dan tinggi si kecil tak akan bertambah terlalu banyak. 

4. Meningkatkan Risiko Kematian
Akibat paling buruk dari anak yang susah makan tentu saja adalah kematian. Kesulitan makan pada anak juga akan meningkatkan risiko kematian karena tidak ada nutrisi yang cukup untuk tubuhnya. Menurut sebuah studi, kematian pada anak yang disebabkan anak yang susah makan jauh lebih tinggi ketimbang penyebab lainnya.

Angka kematian anak dan remaja yang susah makan tiga kali lebih besar dibanding penyebab kematian lain. Salah satunya adalah karena gangguan anoreksia. Angka ini menyumbang kematian 3,9 persen lebih besar. Sedangkan untuk bulimia yang merupakan gangguan akibat susah makan serupa, memiliki persentasi 5,2 persen lebih besar.

Nah, ternyata anak susah makan itu sangat berbahaya kan bila tak ditangani dengan benar ? Oleh sebab itu Anda harus lakukan segala cara untuk mengatasinya. Salah satunya adalah dengan memberikan susu Friso untuk si kecil guna memenuhi kebutuhan gizinya yang kurang karena nafsu makan yang rendah. Dengan begitu, kebutuhan gizinya akan tetap terpenuhi !
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar